Print

Kegiatan 2015 - Dinas Kelautan dan Perikanan

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

WAKIL BUPATI HADIRI EKSPOSE PEMBANGUNAN KAWASAN PESISIR

Wakil Bupati Sinjai, H.A.Fajar Yanwar,SE menghadiri Ekspose Pembangunan Kawasan Pesisir Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sinjai, Selasa (10/2).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa sejatinya pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangunan dalam arti pemanfaatan sumberdaya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia saat ini tanpa merusak atau menurunkan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.

“Sektor Kelautan dan Perikanan merupakan salah satu bagian sumberdaya alam yang masih memiliki potensi dan peluang untuk terus dibangun dan dikembangkan pengelolaan dan pemanfaatannya termasuk di daerah kabupaten Sinjai”, ungkapnya.

Pembangunan wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan merupakan kebijakan penting Kementerian Kelautan dan Perikanan.Kebijakan tersebut didasarkan pada pemikiran bahwa wilayah pesisir dan laut secara ekologis dan ekonomis sangat potensial untuk dikembangkan dan dimanfaatkan demi untuk kesejahteraan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut atas kunjungan kerja Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan di kabupaten Sinjai tanggal 16 Desember 2014, maka langkah-langkah yang harus dilakukan diantaranya bagaimana merencanakan konsep pengelolaan pembangunan terutama pada kegiatan-kegiatan, menjadikan kawasan mangrove di kabupaten Sinjai sebagai pusat ekowisata mangrove, pembangunan tanggul untuk penanganan erosi pantai (abrasi), peningkatan pengelolaan TPI Lappa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ir.Sultan H.Tare menjelaskan jika sejumlah proyek tersebut diantaranya pengembangan TPI Lappa di masa yang akan datang, pembangunan Talud di kecamatan Sinjai Timur.

Menurutnya, masyarakat setempat sangat antusias dengan pembangunan talud di kecamatan Sinjai Timur serta pengembangan kawasan TPI Lappa yang direncanakan terealisasi pada tahun 2015.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai mendapat kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Barru.

Penerimaan rombongan yang berjumlah 22 orang dipimpin oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Barru berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Sinjai dan diterima oleh Ketua Komisi II DPRD Sinjai serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sinjai. Senin (17/5). Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Barru menyampaikan maksud kunjungan yaitu ingin mempelajari Perda tentang Zonasi serta tentang zona pengembangan budidaya di Pulau Sembilan yaitu budidaya rumput laut maupun ikan kerapu serta bagaimana dampak sosial terkait terbitnya Zonasi tersebut serta dampaknya bagi nelayan di pesisir dan pulau-pulau kecil. Di Sulawesi Selatan, kabupaten yang memiliki Perda zonasi adalah Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Sinjai.


 

Print

Kegiatan 2015 - Dinas Pertanian dan TPH

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

SEKDA BUKA SOSIALISASI DAN MONITORING PELAKSANAAN OPTIMASI LAHAN DANA KONTINGENSI

Sekretaris Daerah kabupaten Sinjai, H.Taiyeb A.Mappasere,SH membuka Sosialisasi dan Monitoring Pelaksanaan Optimasi Lahan Dana Kontingensi tahun anggaran 2014 yang digelar oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura bertempat di ruang pola kantor Bupati Sinjai di Tanassang, Rabu (7/1).
Membacakan sambutan Bupati, Sekda menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Pertanian yang mengalokasikan anggaran untuk pengadaan sarana produksi dan alsintan dimana kegiatan tersebut sangat dibutuhkan petani dalam upaya percepatan swasembada pangan.

“Saya berharap agar Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian tetap fokus dalam penanganan permasalahan pertanian khususnya permasalahan pupuk, benih, alat dan mesin pertanian, perbaikan infrastruktur irigasi serta penguatan kelembagaan penyuluh”, jelasnya.

Sekda mengharapkan pula kepada kelompok tani yang telah mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pelaksana dan penerima manfaat dari kegiatan ini agar dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dengan kerjasama yang semakin ditingkatkan diantara anggota kelompok tani, kerjasama dengan kelompok tani lainnya dalam wadah gabungan kelompok tani, aparat penyuluh, serta koordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan sehingga dengan kerjasama yang baik dan usaha yang sungguh-sungguh dapat diperoleh hasil yang optimal dari kegiatan tersebut.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan percepatan optimasi lahan sebagai langkah strategis yang ditempuh untuk dapat meningkatkan produksi atau provitas minimal 0,3 ton/ha dari produktivitas rata-rata 48,37 (nasional 5,16 ton/ha), sehingga dapat memenuhi target swasembada beras dalam jangka waktu paling lama 3 tahun ke depan.

Hadir dalam sosialisasi ini adalah tim pengawalan dana kontingensi dari pusat dan provinsi, komandan kodim 1424 Sinjai, Kadis Pertanian dan TPH, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, Camat, Koramil, Koordinator BP3K, Penyuluh Pendamping Kelompok Tani, Petugas Pertanian Kecamatan (PPK) dan Ketua Kelompok Tani Pelaksana Kegiatan Optimasi Lahan Dana Kontingensi tahun 2014.

Sebagian Petani Sinjai Terancam Gagal Panen

Sebagian  petani di kabupaten sinjai terancam gagal panen pasalnya sejumlah petani padi di sawahnya terkena penyakit cella pance hal ini membuat petani bingung untuk mengantisipasi penyakit tersebut karena sawah yang sudah di tanami terkena penyakit cella pance.

'Kami terancam gagal panen karena padi kami terkena penyakit batang berwarna merah kalau orang disini menyebutnya 'cella pance'," kata Ambo Dalle, warga Gareccing, Sinjai Selatan, Senin (16/3/2015).

Selain petani Gareccing yang sawahnya yang terserang penyakit, sejumlah petani lainnya seperti di petani yang ada di Desa Alenangka, Puncak dan sejumlah daerah lainnya juga mengaku mengalami hal yang sama. (sumber : iswan/kontributor news)
 
 

SEKDA PIMPIN RAKOR KP3

Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, H.Taiyeb A.Mappasere,SH memimpin Rapat Koordinasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Senin (20/4).
Rapat tersebut dihadiri oleh Dandim 1424 Sinjai, perwakilan dari Polres Sinjai, Anggota KP3, Produsen Pupuk, Koordinator Penyuluh, Para Distributor dan Pengecer Pupuk se-Kabupaten Sinjai.

Dalam rapat tersebut membahas tentang antisipasi meningkatnya kebutuhan pupuk menghadapi musim tanam April-September 2015, serta bagaimana langkah yang dilakukan guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam swasembada tanam.
Sekda mengungkapkan bahwa sejumlah persoalan yang dihadapi saat ini adalah meningkatnya harga beras, harga pupuk yang melonjak naik, menigkatkan peran penyuluh, serta ketepatan waktu produsen dalam menyalurkan pupuk.

Sementara itu, Dandim 1424 Sinjai, Letkol Inf.Maskun Nafik menyampaikan bahwa untuk mendorong kesejahteraan pangan, kita harus mendorong masyarakat untuk lebih maju.Dengan luasnya lahan yang tersedia membuat kita harus menyiapkan saluran irigasi yang memadai.

Dalam rapat tersebut, Sekda mengharapkan agar sejumlah stakeholder meningkatkan kerjasama dan koordinasi serta sosialisasi kepada masyarakat.Bagi para petani melakukan target penanaman sesuai dengan RDKK.
 
 
 
 

PEMKAB SINJAI DAN BANK INDONESIA KERJASAMA PENGEMBANGAN KOMODITAS CABAI

Pemerintah Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka identifikasi potensi pengembangan komoditas cabai di Kabupaten Sinjai dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Selasa (21/4). Acara tersebut dihadiri Sekda, Direktur Bank Indonesia Perwakilan Prov.Sulawesi Selatan Causa Iman Karana, serta perwakilan dari BI lainnya, yaitu Gleen Pandelaki dan A.Bachtiar.Selain itu dihadiri pula, Kadis Pertanian dan TPH, Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, BRI Sinjai, Koordinator Penyuluh Kecamatan se-Kabupaten Sinjai serta para Ketua Kelompok Tani se-Kecamatan Sinjai Utara.

 

 

 

 

Print

Kegiatan 2015 - Dinas Perhubungan

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

Wakil Bupati Sinjai Buka Sosialisasi Keselamatan Pelayaran

Puluhan warga sinjai mengikuti sosialisasi keselamatan pelayaran yang digelar Dinas Perhubugan Kabupaten Sinjai, Selasa (31/03) di Gedung Pertemuan TPI Lappa. Sosialisasi dengan tema "Mewujudkan Transportasi Laut Yang Aman dan Terjamin Di Kabupaten Sinjai", ini hanya berlangsung selama sehari. "Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat bisa paham dan mewujudkan transportasi laut yang aman dan terjamin atau paling tidak dapat meminimalisir terjadinya resiko
kecelakaan dilaut", Kata Wakil Bupati, H. A. Fajar Yanwar saat membuka sosialisasi tersebut. Menurutnya ini penting demi keselamatan masyarakat dalam melakukan pelayaran. Kemudian bagi pengusaha angkutan agar tetap memperhatian hak-hak penumpang termasuk keselamatannya itu sendiri. "Jadi memang ada kewajiban dan tanggungjawab pengangkut sesuai dengan Undang-Undang pelayaran. Jika ini tidak dilaksanakan maka ada sanksi hukum", Terangnya. Lebih lanjut, wakil bupati mengatakan selaku pemerintah tentu memiliki tanggungjawab yang besar untuk menjaga seluruh warga dan memberikan jaminan keselamatan dalam bidang pelayaran khususnya di Kabupaten Sinjai. "Sekali lagi kami ingatkan agar undang-undang pelayaran harus dipatuhi dan ditaati terutama bagi masyarakat yang bergelut dibidang pelayaran", Harapnya.Dari pantauan tim web sinjai, para peserta baik pengusaha angkutan, calon penumpang maupun masyarakat lainnya begitu antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh narasumber, baik itu Kapolres Sinjai maupun dari Dinas Perhubungan Propinsi SulSel.***

WAKIL BUPATI MEMBUKA SOSIALISASI KESELAMATAN KELUARGA

Wakil Bupati Sinjai, H.A.Fajar Yanwar,SE membuka Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Bagi Nelayan se-kabupaten Sinjai yang berlangsung di Gedung Pertemuan PPI Lappa, Selasa (31/3).

Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengusaha angkutan, calon penumpang, dan masyarakat Sinjai pada umumnya tentang keselamatan pelayaran, sehingga kita dapat mewujudkan transportasi laut yang aman dan terjamin sehingga dapat meminimalisir terjadinya resiko kecelakaan laut dan menciptakan rasa aman dan jaminan terhadap hak-hak penumpang.

“Sesuai amanat undang-undang no 17 tahun 2008 tentang pelayaran, pengusaha angkutan mempunyai kewajiban dan tanggungjawab atas penumpang dan muatan lainnya”, jelasnya.

Ia menjelaskan kewajiban dan tanggungjawab pengangkut antara lain, mengangkut penumpang dan atau barang lainnya yang disepakati dalam perjanjian pengangkutan, dibuktikan dengan karcis penumpang dan dokumen muatan, bertanggungjawab terhadap keselamatan dan keamanan penumpang dan atau barang yang diangkutnya, mengasuransikan tanggungjawabnya dan melaksanakan asuransi perlindungan dasar penumpang umum serta memberikan fasilitas khusus dan kemudahan bagi penyandang cacat, wanita hamil, anak di bawah 5 tahun, orang sakit dan orang lanjut usia.

Apabila ketentuan kewajiban dan tanggungjawab pengangkut dalam undang-undang pelayaran tersebut tidak dilaksanakan maka akan ada sanksi hukum yang mengatur hal tersebut.

Di akhir sambutan Ia menyampaikan kepada para peserta untuk serius mengikuti kegiatan tersebut dan kepada para narasumber agar memberikan yang terbaik berupa bimbingan kepada para peserta sosialisasi agar hasil sosialisasi ini sesuai dengan harapan bersama, yaitu terwujudnya transportasi laut yang aman dan terjamin.

 

 

Print

Kegiatan 2015 - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

PERESMIAN PLTS DI PULAU SEMBILAN

Wakil Bupati Sinjai, H.A.Fajar Yanwar,SE meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat di Pulau Kanalo I Desa Pulau Persatuan Kecamatan Pulau Sembilan kabupaten Sinjai, Kamis (22/1).

Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Sinjai mencanangkan berbagai program yang terangkum dalam Panca Abdi dan menjadi prioritas sebagai landasan pembangunan yang meliputi bidang agama, pendidikan, kesehatan,perekonomian dan infrastruktur.

“Dengan berpijak pada landasan tersebut, maka Pemkab Sinjai berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan berupaya untuk memenuhi kebutuhan energi dengan mengadakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat sebagai bentuk energi alternatif atau energi baru dan terbarukan”,jelasnya.

Wakil Bupati mengharapkan dengan keberadaan PLTS terpusat tersebut, maka masyarakat dapat meningkatkan kualitas ibadahnya di malam hari khususnya pada bulan ramadhan, pelajar dapat menambah jam belajar pada malam hari agar mampu bersaing dan berprestasi, para tenaga kesehatan dapat terbantu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta para nelayan dapat langsung mengolah hasil tangkapan atau budidayanya sehingga Panca Abdi yang dicanangkan dapat dirasakan oleh masyarakat Pulau Kanalo I.