Print

Kegiatan 2016 - Dinsosnakertrans

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

 

Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi menyerahkan berbagai bantuan kemanusiaan kepada beberapa warga yang tergolong kurang mampu lewat kegiatan anjangsana yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Jadi Sinjai ke-452, Selasa (23/2/16).

 Kepedulian tersebut tidak terbatas pada warga yang umum dikenal sebagai kaum dhuafa namun juga bagi para eks anggota Gafatar yang di tamping di BLK Dinsakersostrans Sinjai.

Kepala Dinsnakersostrans Sinjai, Mukhlis Isma mengatakan, kepedulian itu bagian dari tanggungjawab pemkab terhadap orang-orang yang membutuhkan terutama yang masih dianggap sebagai warga Sinjai.

 “Dengan menerima kembali disini dan menjamin hidup mereka selama ditampung itu bentuk perhatian besar dan tanggungjawab pemerintah daerah,” tutur Mukhlis.

 Kepedulian terhadap eks anggota Gafatar itu mendapat dukungan dari pihak Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Cabang Sinjai. Ketua KNPI Sinjai, Sofwan Sabirin mengatakan bahwa kepedulian tersebut diharapkan dapat terus berlanjut untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka (eks Gafatar) setelah sebelumnya dianggap golongan yang menganut paham sesat.

“Kami pemuda-pemuda di Kabupaten Sinjai berharap agar bisa memberikan perhatian khusus kepada anak-anak pengungsi eks Gafatar ini untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka bahwa apa yang pernah lakukan tidak sesuai ajaran Islam sebenarnya,” harap Sofwan

Eks anggota Gafatar asal Sinjai yang berjumlah 19 orang secara bertahap meninggalkan Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakersostrans Sinjai sebagai tempat yang selama ini digunakan untuk menumpang sementara sejak kembali dari perantauannya di Kalimantan.

Sembilan dari 19 eks anggota gafatar asal Kecamatan Bulupoddo itu telah dipulangkan ke desanya masing-masing pada jumat pekan lalu sementara 10 lainnya dijemput oleh salah satu keluarganya, Muh. Firmansyah yang bertempat tinggal di Makassar. Firmansyah mengatakan, inisiatif menjemput 10 anggota keluarganya itu didasari atas rasa prihatin dengan mengesampingkan penilaian masyarakat terkait paham yang sebelumnya disangkakan dianut oleh keluarganya itu. Firmansyah yang bekerja sebagai kontraktor bangunan mengaku siap bertanggungjawab atas keputusan yang diambil termasuk menyiapkan lapangan pekerjaan yang nantinya akan membantu menopang hidup  10 kerabat dekatnya itu.

“Masalah pangan dan papan sudah saya pikirkan, mengenai pekerjaan sudah saya buatkan polanya, memang kebetulan saya bekerja di bidang pembangunan, saya akan rekrut mereka sekalian bisa bantu saya di lapangan,” ungkap Firmansyah.

Adanya perhatian dari pihak keluarga eks anggota Gafatar ini  disambut baik oleh pihak pemerintah Kabupaten Sinjai. Wakil Bupati Sinjai, A. Fajar Yanwar yang hadir mendampingi bupati Sinjai dalam proses penjemputan ini, selasa (1/3/16), mengungkapkan harapannya agar setelah di makassar para eks anggota tersebut dapat merasakan perubahan kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.

“Harapan saya ini bahwa mudah-mudahan setelah dia ada di Makassar ada perubahan di bidang ekonomi sehingga ke depannya nanti mungkin bisa pulang ke kampungnya semula,” ujar Suami dari Fitrawati itu.

Balai Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Propinsi Sulsel melaksanakan kegiatan pelatihan Kewirausahaan Achiement Motivation Training (AMT) angkatan ketiga dan keempat tahun 2016 di Kabupaten Sinjai.

Pelatihan ini dijadwalkan  berlangsung selama tiga hari dari tanggal 6 hingga 8 September 2016 yang dilaksnakan diAula Pertemuan Hotel Grand Rofina Sinjai.

Kepala Disnakertransos Sinjai, H. Mukhlis Isma dalam sambutannya ketika membuka kegiatan ini menyampaikan, kegiatan pelatihan dilaksanakan agar para pelaku UKM di Sinjai dapat mengetahui bagaimana mengelola manajemen dengan baik.

Mukhlis mengharapkan, dari hasil pelatihan ini pelaku usaha mikro semakin termotivasi, percayadiri dan memiliki ilmu untuk mengembangkan usaha yang dimilikinya.

Sementara itu, Kepala UPTD Balai Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Propinsi Sulsel, Andi Saribulan juga selaku panitia pelaksana menyampaikan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mendorong peserta lebih mengenal potensi diri pribadi untuk berjiwa kewirausahaan.

Dalam pelatihan tersebut, diikuti oleh peserta pelaku UKM yang ada d Sinjai, dimana mereka diberikan pemahaman tentang bagaimana usaha dapat bertahan hidup, produktif dan berdaya saing.(lail)

Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi Kabupaten Sinjai (Disnakertrans) menggelar sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pembentukan Kampung Siaga Bencana  (KSB) Tahun 2016 di Ruang pertemuan RM Nikmat, Selasa (1/11).

Kepala bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Disnakersos dan Trans Provinsi Sulawesi Selatan Sahabuddin, M.M selaku narasumber menjelaskan kepada seluruh peserta betapa pentingnya pembentukan kampung siaga,untuk mengatasi bencana yang selalu mengancam kabupaten Sinjai.

" Pembentukan Kampung Siaga Bencana ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam seperti tanah longsor, banjir bandang, musim kemarau termasuk bahaya kebakaran. Selain itu tidak bisa dipungkiri gotong royong dan kebersamaan diantara kita sudah mulai hilang dan luntur yang mengakibatkan putusnya informasi tentang terjadinya sebuah bencana di suatu wilayah, tambah Sahabuddin."

Sosialisasi dan bimbingan teknis ini dibuka secara langsung Asisten III Setdakab Sinjai, Drs. H. Akmal Muin, Ms dan dihadiri Kadis Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi Kab. Sinjai, H. Muhlis Isma, S.E, Danramil Sinjai Timur, Kapten Inf. Muh Bakri. H, Para Babinsa jajaran Kodim 1424 Sinjai, Staf Disnakersos dan Trans Kab. Sinjai, Perwakilan Staf kecamatan se-Kabupaten Sinjai dan para undangan. (AFA)

Memperingati hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November besok, Komandan kodim (Dandim) 1424 Sinjai Letkol CZI Gunawan Susianto melakukan sosialisasi nilai-nilai kepahlawanan di sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1) Sinjai utara, Rabu (9/11) tadi.

Berdasarkan pantauan tim website, Kegiatan sosialisasi nilai-nilai pahlawan diikuti ratusan siswa MAN 1 Sinjai utara dan didampingi Kepala Sekolah  Dra Kamriati Anis M.Pd dan sejumlah guru.

" pelaksanaan sosialisasi nilai-nilai kepahlawanan ini sesuai dengan komando atas, khususnya yang berada di jajaran Kodam VII Wirabuana. Berdasarkan instruksi yang ada, bagi Babinsa dianjurkan melaksanakan sosialisasi di tingkat SD, untuk Danramil sosialisasinya di tingkat SMP, dan untuk Dandim pelaksanaannya di tingkat SMA/MA." Berdasarkan pantauan, Siswa-siswi MAN 1 Sangat antusias mengikuti kegiatan dan berinteraksi langsung dengan Komandan Kodim 1424 Sinjai. (AFA)

=======================

Sebanyak 130 ribu orang Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan di verifikasi oleh Tim validasi yang telah dibentuk oleh Pemkab Sinjai . Tim  validator ini terdiri dari  tenaga Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan (TKSK), aparat di desa dalam hal ini Kepala Seksi  Kesra Kantor Desa, dan masyarakat setempat.

Kepala Disnakersostrans Sinjai, DR. H. Mukhlis Isma saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan terkait dengan adanya keluhan masyarakat  pada penerima PBI BPJS yang tidak tepat sasaran maka Pemkab Sinjai akan melakukan verifikasi secara menyeluruh baik PBI yang dibiayai oleh APBN maupun PBI yang dibiayai oleh APBD daerah.

Dikatakannya, tim validasi saat ini yang telah terbentuk  akan melakukan validasi terhadap 130 ribu jiwa yang telah menerima bantuan PBI yang terdiri dari 82 ribu jiwa berasal dari data miskin Badan Pusat Statistik   tahun 2011 dan 48 ribu berasal dari pendataan aparat desa.

Tim validator ini akan mendatangi secara langsung tiap rumah penduduk untuk memastikan apakah kepesertaan BPJS warga ganda, sudah meninggal atau sudah tidak layak lagi menerima. (lail)

Print

Kegiatan 2016 _ Dinas Tata Ruang & Permukiman (Distarkim)

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

Dinas Pemukiman dan tata Ruang Kabupaten Sinjai bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) menggelar sosialisasi dan workshop Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), di Ruang Pola Kantor Bupoati Sinjai, Rabu (28/09).

Konsultan Manajemen Wilayah Propinsi Sulsel, Muh. Rusdi mengatakan tujuan sosialisasi ini untuk membangun kesamaan pemahaan, kolaborasi dan komitmen bersama  di tingkat pemerintah daerah terkait kebijakan dan strategi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas pemukiman kumuh serta untuk membangun kesamaan pemahaman tentan skema kerjasama antar program pusat, dan daerah agar ada peningkatan kualitas dalam pelaksanaan program ini.

Adapun platform atau basis penanganan kumuh dari program ini  mengintergrasikan berbagai sumber daya dan sumber pendanaan termasuk dari pemerintahan pusat,propinsi,kabupaten dan kota.

sementara itu, Asisten I Tata Praja Setdakab Sinjai, Drs. Andi Halilintar Badong yang membuka kegiatan ini berharap dengan terbangunnya kolaborasi maka akan terjadi keterpaduan antar sektor untuk bersama-sama bergerak mencapai sasaran pembangunan kawasan pemukiman, khususnya terwujudnya kota tanpa kumuh pada tahun 2019, dengan menempatkan pemerintah daerah sebgai nakhoda, masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan dan pemerintah pusat sebagai pendamping pemerintah daerah.

Rapat ini dihadiri oleh para Lurah di Kecamatan Sinjai Utara, Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) dan Badan Keswadayaan Masyarakat.

Print

Kegiatan 2016 - Dinas Pertanian & TPH

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

 PANEN RAYA TANAMAN WIJEN BUKTI NYATA DARI TEKAD PEMDA SINJAI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya, S.Sos menghadiri dan memberikan arahannya pada Panen Raya Tanaman Wijen Senin (07/03) yang dilaksanakan di Desa Pasimarannu, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.

Berdasarkan laporan panitian dalam hal ini Kepala Dinas Perkebunan dan kehutanan Kab. Sinjai mengemukakan bahwa keberhasilan pengelolaan tanaman wijen tidak terlepas dari arahan dan masukan bapak BupatimSInjai untuk memanfaatkan lahan sawah yang belum dikelola untuk tanakan pangan menjelang musim tanam april-september.

“hal ini yang memicu kami untuk membuat program dan kegiatan peningkatan pendapatan masyararakat melalui tanaman wijen , karena hal ini merupakan awal program sehingga kami membuat pilot proyek dimasing-masing desa dan kelurahan yang ada di sinjai timur, yakni dengan mengembangkan penanaman seluas 5 HA setiap desa/kelurahan” jelasnya
Sementara itu dalam arahannya Bupati Sinjai, menjelaskan bahwa gerakan penanaman wijen ini kita maknai sebagai suatu gerakan moral masyarakat di Kabupaten Sinjai Khususnya di Kecamatan Sinjai Timur untuk melaksanakan kegiatan menanam dan memelihara tanaman bernilai ekonomi, yang diharapkan dapat memberi kontribusi dalam rangka peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“kegiatan penanaman ini juga sebagai awal pengembangan komoditi wijen sebagai tanaman unggulan perkebunan di daerah ini dengan wilayah pengembangan yang secara teknis sesuai terdapat pada empat kecamatan yaitu Sinjai Timur, Sinjai Utara, Bulupoddo, dan Tellulimpoe” pungkasnya.
Selain itu Sabirin optimis apabila gerakan ini dilaksanakan secara konsisten maka upaya pengurangan kemiskinan dapat dicapai.

Pada panen raya ini, turut serta hadir Ketua DPRD Kab. Sinjai, Komandan Kodim 1424 Sinjai, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab. Sinjai, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Daerah Kab. Sinjai, Para Kepala Bagian, Camat Sinjai Timur, dan Lurah dan Kepalada Desa Kecamatan Sinjai Timur dan tokoh masyarakat di Kecamatan Sinjai Timur.

Bupati Sinjai Panen Perdana Cabai Merah

Bupati Sinjai, H Sabirin Yahya,  melakukan panen perdana cabai merah di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, Sabtu (23/4). Panen tersebut berada di lahan Kelompok Tani Al-Ikhlas seluas dua hektar, yang merupakan binaan dari Bank Indonesia (BI) cabang Makassar. Dalam kesempatan itu, bupati mengatakan program pengembangan klaster Cabai di Kecamatan Sinjai Borong ini berkat kerjasama Pemda Sinjai dan Bank Indonesia Perwakilan Sulsel. “Pemda sendiri berkonstribusi dalam hal pendampingan dan Bank Indonesia memberikan bantuan Infrastruktur,” ujarnya.Bupati juga mengharapkan masyarakat untuk terus kreatif dan memberdayakan potensi ekonomi daerah dengan menangkap peluang yang ada. Hadir pada panen raya cabai ini antara lain Bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya, Kepala perwakilan BI Makassar, Dadi Hariadi, Dandim 1424 Sinjai, Letkol Inf Maskun Nafik, Sekda Sinjai serta Kepala Dinas Pertanian danTPH Sinjai.

======================

Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sinjai untuk memenuhi target tanam padi seluas 1.660 hektare pada musim tanam bulan April hingga September 2016, upaya tersebut dalam rangka  mendukung pelaksanaan  program upaya khusus (upsus) swasembada pangan di tahun 2017.

Untuk merealisasikan target tersebut selama empat pekan ini Dinas Pertanian dan TPH Sinjai yang dibantu oleh aparat TNI selaku pengawas program upsus melakukan berbagai upaya dalam mendorong petani untuk mencapai target tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan TPH Sinjai, Ir. Jamil usai menghadiri rapat kordinasi target Luas Tambah tanam (LTT) Program Upsus di Aula Mabbulo Sipeppa Makodim Sinjai, Kamis (1/9) mengatakan, hingga saat ini luas tanam yang telah terealisasi baru mencapai 385 hektare sehingga masih ada selisih seluas 1.293 hektare yang harus dicapai hingga akhir bulan september ini.

"Ini sebuah tantangan kita, dimana dalam empat pekan kita harus merealisasikan luas tanam 1.660 hektare, sedangkan yang baru terealisasi baru 385 hektare. Semoga terget ini bisa kita capai," katanya.

Untuk mengejar target luas tanam, kata Jamil, selain memobilisasi handtraktor yang ada, pekan depan pihaknya juga akan menyalurkan sebanyak 300 alsintan kepada para petani, baik berupa handraktor, pompa air dan alsintan lainnya.

Sementara itu, Staf Ahli Kodam VII/Wirabuana Bidang Manajemen Kolonel Kavaleri Susanto selaku penanggung jawab upsus di Sulsel yang hadir dalam rapat tersebut mengungkapkan rasa optimis terhadap target luas tanam yang dibebankan kepada Pemerintah Daerah Sinjai (lail)

 

Pencanangan gerakan tanam serentak 1000 titik sekabupaten/kota di Sulsel dimulai hari Selasa (27/09) pukul 10.00. Dikabupaten Sinjai gerakan ini dilakukan oleh Bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya  di Topekkong,  Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara.

Gerakan tanam serentak 1000 titik ini merupakan bagian dari program Gubernur Sulsel,  yakni G 1000 G dalam rangka menyambut HUT Sulsel ke 347.

Kepala Dinas  Pertanian Tanaman pangan dan  Holikultura Sinjai, mengatakan  Kabupaten Sinjai dalam mendukung kegiatan ini menyiapkan 50 lokasi penanaman yang tersebar  di 8 kecamatan.

Ke 50 titik tersebut diantaranya  10 titik di Kecamatan Sinjai Timur, 3 titik masing-masing di Kecamatan Bulupoddo dan Kecamatan Sinjai Barat, 8 titik di Kecamatan Sinjai tengah, 7 titik di  Kecamatan Tellulimpoe dan 1 ttik di Kecamatan Sinja Borong,  16 titik di Kecamatan Sinjai Selatan serta 3 titik di Kecamatan Sinjai Utara.

Adapun yang  ditanam dalam gerakan tanam serentak ini, diantaranya padi, jagung, kacang-kacangan, dan tanaman holtikultura.Gerakan tanam serentak 1000 titik, komoditas tanaman pangan dan holtikultura se-Sulawesi Selatan meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia MURI.

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua DPRD Sinjai, Dandim 1424, Wakapolres Sinjai, Staf ahli bupati, Asisten, Kepala SKPD, camat dan para kelompok tani. (lail).

 

MC-SINJAI. Bupati Sinjai , H. sabirin Yahya menyerahkan  secara simbolis bantuan alat  dan mesin pertanian kepada kelompok tani di Halaman Kantor Gabungan Dinas, Rabu (28/09).

Kepala Dinas Pertanian dan TPH Sinjai, H. Jamil menjelaskan Penyerahan bantuan alat pertanian bagi kelompok tani di Kabupaten Sinjai totalnya berjumlah 399 unit dari berbagai jenis peralatan pertanian baik untuk peralatan saat panen maupun pasca panen diantaranya Hand traktor, pompa air, pemipil jagung, perontok padi, dan alet panen.

Bantuan pertanian ini dalam rangka mendukung ketersediaan dan program swasembada pangan yang digalakkan pemerintah pusat .

Sementara itu Bupati Sinjai dalam sambutannya mengatakan, alat dan mesin pertanian tersebut diharapkan mampu dikelola secara bersama, dan manfaatnya dapat pula dirasakan bersama. Semoga apa yang menjadi hasil tanaman melimpah dan meningkatkan produksi pangan utamanya  komoditi padi , jagung, kedelai dan  bawang merah. 

Bantuan yang diserahkan kepada 399 kelompok tani yang tersebar di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Sinjai tersebut disaksikan oleh sejumlah kepala SKPD, perwakilan Polres Sinjai. tokoh agama, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (lail)

Print

Kegiatan 2016 - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali meraih prestasi di tingkat Nasional melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan mendapatkan penghargaan dari Menteri dalam Negeri RI yang dipimpin Tjahjo Kumolo.

Penghargaan ini diserahkan Dirjen Prof.Dr.Zudan Arif Fakrullah.SH.MH usai membuka secara resmi Rapat Koordinasi dengan tema "Menuju Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang Membahagiakan Rakyat Menuju Pelayanan Pencatatan Sipil yang Inovatif, Mudah, Cepat, Akurat, dan Gratis" di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Rabu (24/08).

Piagam perhargaan yang di terima langsung oleh kepala Dinas Drs.Akmal ini merupakan bukti komitmen dan keberhasilannya dalam penyelenggaraan penerbitan pencatatan akta kelahiran sebagai Peringkat Pertama dalam mencapai target Nasional cakupan kepemilikan akta kelahiran tahun 2016 lebih cepat dari batas waktu yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Catatan Sipil Drs.Akmal berharap dengan adanya Piagam Perhargaan seperti ini dapat meningkatkan kinerja serta pelayanan ke Masyarakat yang lebih baik lagi.

"Ini merupakan bukti keberhasilan kita di Sinjai sehingga dari 46 Kabupaten kota yang menerima piagam penghargaan cuma Kabupaten Sinjai yang langsung di tandatangani pak Menteri"Ujarnya.

Selain Kabupaten Sinjai,piagam penghargaan ini juga di berikan kepada Kabupaten dan kota yang memiliki keberhasilan yang sama di seluruh Indonesia. (AFA)

 

Print

Kegiatan 2016 - Dinas Koperasi & UMKM

Written by Yanti Arief on . Posted in Dinas

Bupati Sinjai Resmikan Pasar Bua Tana

Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan, Ir. Adelleidah Susiane Toreh, M.Si, meresmikan pasar tradisional Bua Tana yang terletak di Desa Sukamaju Kecamatan Tellu Limpoe, Kamis (3/3/16).

Peresmian pasar tradisional tersebut merupakan hasil dari bantuan Kementerian Koperasi dan UMKM RI yang diberikan kepada 3 kabupaten di Sulawesi Selatan yakni Maros dan Pangkep termasuk Kabupaten Sinjai dengan jumlah bantuan sebesar 900 juta rupiah.

Dengan adanya bantuan pasar tradisional ini, H. Sabirin Yahya berharap agar dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal melalui pengadaan sarpras seperti pasar. Sabirin juga berharap agar kehadiran pasar Bua Tana ini dapat memenuhi kebutuhan transaksi para pelaku usaha.

 “kehadiran pasar ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan untuk dilakukan transaksi bagi pelaku usaha,” ujar Sabirin.

 Pembangunan pasar Bua Tana ini mendapat apresiasi dari Adelleidah Susiane, yang menilai konstruksi pasar Bua Tana sangat memuaskan sebagai pasar yang bernilai 900 juta rupiah.

 “Saya melihat kontruksinya ini (pasar) sangat bagus, ini benar-benar dikerjakan dengan rasa memiliki, dengan nilai 900 juta rupiah seperti lebih ini kalau saya lihat, dan saya puas sekali”

 Selain bantuan pasar tradisional, Pemerintah pusat juga memberikan bantuan pengelolaan kopi kepada koperasi kopi Manipi yang dinilai Adelleidah bahwa kopi Manipi Sinjai telah memiliki kualitas ekspor.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sinjai, Lukman Fattah mengatakan, tujuan pembangunan pasar ini tak lain untuk menjaga keseimbangan dan mendorong percepatan pengembangan UMKM sebagai sektor strategis pembangunan sebagai penyangga ketahanan ekonomi serta. Memacu pertumbuhan usaha koperasi dalam mendukung perluasan kesempatan kerja guna menanggulangi kemiskinan di Sinjai

RAT Sukadamai dan Pemilihan Pengurus

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Biro Bina Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Propinsi Sulsel menggelar acara Pengembangan Kemitraan dalam Peningkatan Kesejahteraan Rakyat di Kabupaten Sinjai.

Acara yang berlangsung di Aula Hotel Grand Rofina, Kamis (11/8) ini dibuka oleh Sekertaris Daerah kabupaten Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere.

Kepala Biro Bina Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Propinsi Sulsel, Dra. Hj. Kurnia yang membacakan sambutan Gubernur Sulsel mengatakan, kemiskinan adalah masalah bangsa yang sangat kompleks, sehingga diperlukan keinginan yang kuat untuk mengatasi permasalahan kemiskinan tersebut.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui berbagai program kegiatan telah berupaya secara maksimal untuk mengatasi masalah kemiskinan, agar kedepannya dapat terwujud peningkatan kesejahteraan rakyat di Sulsel,” terangnya.

Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah meningkatkan pola kemitraan, karena dengan pola kemitraan program pemerintah dapat langsung menyentuh masyarakat. 

Menurutnya, pola kemintraan  harus melibatkan berbagai stakeholder terkait, utamanya pelibatan komponen lokal di dalamnya, seperti pelibatan organisasi kemasyarakatan, pengusaha dan perbankan.

“Dengan adanya pola kemitraan antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan ke depannya potensi lokal suatu daerah dapat diolah menjadi barang yang bernilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat suatu daerah,”jelasnya.

Sementara itu Sekda Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere dalam arahannya, menyambut baik program Pemerintah propinsi Sulsel yang melibatkan organisasi kemasyarakatan serta pelaku perbankan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Program kemitraan ini perlu ditingkatkan dengan melibatkan seluruh stakeholder agar masyarakat terbebas dari garis kemiskinan," ucapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Administrasi Pembangunan Setdakab Sinjai, Perwakilan Kanwil BRI Makassar, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sinjai, Kepala Disperindag Sinjai dan Kabag Kesra Setdakab Sinjai. (lail)

Dinas Koperasi dan UMKM Sinjai semakin memanjakan para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya, hal ini terlihat dengan dilakukannya sosialisasi Kebijakan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMlK) bagi para pelaku usaha. Sosialisasi yang bertempat di Gedung Pertemuan Wisma Hawai Sinjai, Kamis (18/8/2016) pagi, ini dibuka Sekretaris Daerah Sinjai, H. Taiyeb A. Mappasere. 

Sekda Sinjai yang didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Lukman Fattah, mengatakan bahwa IUMK juga bertujuan meningkatkan daya saing UMKM. Pemerintah menurutnya telah menetapkan IUMK melalui Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2014 tentang perizinan usaha mikro, dan kecil.

Dengan adanya IUMK maka pelaku usaha memiliki kemudahan akses pembiayaan, dan pembinaan usaha. Sosialisasi ini turut dihadiri pula sejumlah pimpinan SKPD, camat, dan lurah se-Kabupaten Sinjai, serta para pelaku usaha. (AFA)

======================

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sinjai menggelar  diklat Training Of Facilitator (TOF) Kewirausahaan yang berlangsung di Wisma Hawai Sinjai, Senin (22/8). Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, H.Taiyeb A.Mappasere,SH yang membuka secara resmi diklat dalam sambutannya menyampaikan peran UMKM yang strategis dalam perekonomian daerah maupun nasional.

"Kedudukan strategis ini terlihat dari kontribusinya terhadap penciptaan, pendapatan, penyedia kesempatan kerja, produk domestik bruto maupun sumbangan terhadap ekspor non migas",jelasnya.

Taiyeb A.Mappasere juga menambahkan bahwa pelaku usaha UMKM masih menghadapi beberapa permasalahan, baik yang bersifat struktural yang tercermin pada mindset,visi dan misi usaha yang dijalankan. Permasalahan tersebut diantaranya terbatasnya kompetensi dan kemampuan manajerial pengusaha pemilik, jaringan bisnis, inovasi dan penguasaan tekhnologi.

Melihat  permasalahan tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai memberikan dukungan pembinaan kepada UMKM berupa, pelatihan kewirausahaan, peningkatan kemitraan usaha bagi usaha mikro kecil dan menengah, bimbingan dan konsultasi dan pendampingan, pembentukan kelompok wirausaha baru, pemberian modal kerja gratis kepada kelompok wirausaha baru. (AFA)