Sabtu, 16 Desember 2017
Diskominfo dan Persandian Sinjai Imbau Warga Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar

Diskominfo dan Persandian Sinjai Imbau Warga Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mewajibkan KTP untuk validasi data para pelanggan jasa layanan telekomunikasi. Aturan ini berlaku untuk pelanggan baru maupun pelanggan lama (registrasi ulang).

Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo nomor 12 tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo nomor 14 tahun 2017 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai H. Firdaus S.Sos M.Si saat ditemui di Ruang Kerjanya Kamis (09/11) mengatakan bahwa tujuan dari pemerintah pusat dengan adanya aturan ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada pengguna seluler sehingga terhindar dari kejahatan yang sering dilakukan dengan menggunakan media celular.

“Kebijakan pemerintah ini merupakan langkah penertiban terhadap pengguna sarana telekomunikasi, terutama handphone yang menggunakan kartu SIM prabayar dimana data mereka harus terdaftar dan terintegrasi dengan data yang ada di Disdukcapil,” jelasnya.

Meski hingga saat ini belum mendapatkan surat resmi dari Kementerian Kominfo, namun pihaknya sudah mendapatkan surat edaran dari pemerintah Pusat untuk menyebarluaskan kepada masyarakat terkait aturan tersebut.

“Minggu lalu sudah kami terima surat edaran dari kementerian Kominfo untuk membantu disebarluaskan kepada masyarakat dan saat ini kami sementara menyusun surat tersebut sebelum kami edarkan kepada masyarakat,” tuturnya.

H. Firdaus berharap kepada seluruh masyarakat pengguna media celular untuk segera melakukan registrasi ulang kartu prabayar, baik SIM Card yang sudah lama maupun kartu perdana sehingga penggunaan media komunikasi ini terjamin keamanannya.

“Saya harapkan kepada masyarakat yang menggunakan kartu prabayar agar segera melakukan registrasi hingga batas tanggal 28 Februari 2018 mendatang,” Imbaunya. (AaN)

 

Diskominfo and Encryption Sinjai Residents Re-Registration of Prepaid SIM Card

The Ministry of Communication and Informatics (Kemenkominfo) requires the KTP to validate the data of the telecommunication service customers. This rule applies to both new and existing customers (re-registration).

This stipulation is stipulated in Regulation of Minister of Kominfo number 12 of 2016 concerning Telecommunication Services Customer Registration that has been amended by Regulation of Minister of Kominfo number 14 year 2017 on Telecommunication Service Customer Registration.

In response, Head of Informatics Communication and Sinjai Communication Office H. Firdaus S. Sos M.Si when found in the Working Room Thursday (09/11) said that the purpose of the central government with the existence of this rule is to provide a sense of security to mobile users so avoid the crimes that are often done by using media celular.

“This government policy is a step to control the users of telecommunication facilities, especially mobile phones that use prepaid SIM cards where their data must be registered and integrated with existing data in Disdukcapil,” he explained.

Although until now has not received an official letter from the Ministry of Communications and Informatics, but it has received a circular from the central government to disseminate to the public related to the rule.

“Last week we received a circular from the Ministry of Communications and Informatics to help disseminate to the community and now we temporarily compile the letter before we circulate to the community,” he said.

H. Firdaus hopes to all citizens of celular media users to immediately re-register the prepaid card, both the old SIM Card and the first card so that the use of this communication media is guaranteed security.

“I expect to people who use prepaid cards to immediately register until the date of February 28, 2018,” he said.

Komentar Facebook

About Aan