Sabtu, 23 Februari 2019
Komunitas Seni Budaya Gareccing Garap Pementasan Mappaleppang Salo

Komunitas Seni Budaya Gareccing Garap Pementasan Mappaleppang Salo

Sinjaikab.co.id – Komunitas Seni Budaya Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan tengah menggarap persiapan Pementasan Mappaleppang Salo di desa tersebut.

Sebelumnya komunitas tersebut sukses pentas di Tengah Sawah yang bertema Suara Jiwa dari Sawah Ladang’ di Kampung Honto, Desa Gareccing pada Minggu 927/8/2017) lalu kini tengah menggarap persiapan pementasan Mappaleppang Salo.

” Teman-teman kru Komunitas Seni Budaya Gareccing sedang mempersiapkan pementasan Mappaleppang Salo di desa ini,” kata Pengarah Komunitas Seni dan Budaya Gareccing, Syamsul Bahri, Minggu (3/9/2017).

Komunitas tersebut mementaskan tema karifan lokal. Sebab di desa tersebut terdapat sungai potensial yang didalamnya banyak masyarakatnya yang bergantung pada isi sungai tersebut berupa ikan tawar.

Atas tema tersebut, mereka yang tergabung dalam komunitas tersebut akan membantu Pemerintah Desa Gareccing dan Sinjai untuk menjaga aliran sungai agar alam sungai tetap lestari.

Pesan moral tersebut penting dipentaskan dalam karya seni sebab saat ini banyak oknum warga yang mulai tidak bertanggungjawab melakukan perusakan sungai berupa pengerukan pasir dan membuang pestisida dan bahan kimia lainnya yang mampu merusak ekosistem sungai termasuk ikan.

Sedang pada pementasan budaya Suara Jiwa dari Sawah Ladang lalu mengangkat tema bahwa di daerah tersebut masyarakatnya sering kekeringan sawah mereka sehingga membutuhkan irigasi yang cukup dan diharapkan pemerintah bisa membantu wargha tersebut.

Komunitas Seni Budaya Gareccing mengalaborasikan aksi pencak silat dan peggendang tradisional dalam Pementasan tersebut. Selain aksi pementasan gendang Bugis Sinjai juga menampilakan pembacaan puisi kontemporer.

Aksi tersebut tak terlepas dari dukungan dari Pemerintah Desa Gareccing, Budayawan Sulawesi Selatan Andika Mappasomba, Muhannis dan Abdidin Wakur sebagai Pendiri Seni Budaya Tobonga Kecamatan Sinjai Barat. (*)

 

Community Arts Culture Gareccing  Is Working  Staging Mappaleppang Salo

Art Culture Community Gareccing Village, South Sinjai District, Sinjai Regency South Sulawesi is working on preparation of Mappaleppang Salo staging in the village.

Previously the community was a successful stage in the middle of rice field themed Soul Voice of Fields’ Fields in Honto Village, Gareccing Village on Sunday 927/8/2017) and is now working on the preparation of Mappaleppang Salo staging.

“Friends of the Gareccing Community Arts Crew Community are preparing for the Mappaleppang Salo staging in this village,” said Steering Committee of Arts and Culture Society, Syamsul Bahri, Sunday (3/9/2017).

The community stages the theme of local wisdom. Because in the village there is a potential river in which many people depend on the contents of the river in the form of fresh fish.

On the theme, those who are members of the community will help the Gareccing and Sinjai Village Governments to keep the river flow for the river to be sustainable.

The moral message is important staged in the work of art because today many unscrupulous citizens who began irresponsible to do river destruction in the form of sand dredging and dispose of pesticides and other chemicals that can damage the river ecosystem including fish.

Being in the cultural staging of Soul Sound from Rice Field then raised the theme that in the area people often drought their fields so it requires sufficient irrigation and is expected the government can help the citizens.

The Gareccing Cultural Arts Community collaborates on traditional pencak silat and peggendang actions in the staging. In addition to the stunt Bugis Sinjai drama performing contemporary poetry reading.

The action is inseparable from the support of the Gareccing Village Government, South Sulawesi Cultural Andika Mappasomba, Muhannis and Abdidin Wakur as Founders of Tobonga Cultural District of West Sinjai.

Komentar Facebook

About Haryanti Arief