Sabtu, 18 November 2017

Tugas Pokok dan Fungsi OPD (Dinas PU & Penataan Ruang)

Penjabaran tugas, fungsi dan struktur Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sinjai memuat tentang penjelasan umum tentang dasar hukum pembentukan, struktur organisasi, serta uraian tugas dan fungsi sampai dengan satu eselon dibawah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sinjai. Uraian tentang struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sinjai dijabarkan untuk menunjukkan organisasi, jumlah personil, dan tata laksana (proses, prosedur, mekanisme).

Tugas Pokok

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dan Peraturan Bupati Sinjai Nomor 59 Tahun 2016 Tentang Susunan Organisasi, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Sinjai mempunyai tugas pokok antara lain:

  1. melaksanakan urusan pemerintahan bidang Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang yang menjadi kewenangan daerah, dan

  2. melaksanakan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Pemerintah Daerah.

Fungsi

Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Sinjai dalam melaksanakan tugas pokok di atas, menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

  1. Perumusan kebijakan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  2. Pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  3. Pengoordinasian kebijakan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  5. Pelaksanaan administrasi Dinas; dan

  6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diembannya Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Sinjai memiliki Susunan Organisasi sebagai berikut:

  1. Kepala Dinas;

  2. Sekretaris:

  1. Sub Bagian Program

  2. Sub Bagian Keuangan; dan

  3. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.

  1. Bidang Sumber Daya Air:

  1. Seksi Perencanaan Sumber Daya Air

  2. Seksi Pelaksananan Sumber Daya Air; dan

  3. Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air.

  1. Bidang Bina Marga:

  1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebinamargaan;

  2. Seksi Pembangunan Kebinamargaan; dan

  3. Seksi Preservasi Kebinamargaan.

  1. Bidang Cipta Karya:

  1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Keciptakaryaan;

  2. Seksi Pelaksanaan Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum; dan

  3. Seksi Pelaksanaan Penataan Bangunan dan Pengembangan Permukiman.

  1. Bidang Jasa Konstruksi;

  1. Seksi Pengaturan Jasa Konstruksi;

  2. Seksi Pemberdayaan Jasa Konstruksi; dan

  3. Seksi Pengawasan Jasa Konstruksi.

  1. Bidang Penataan Ruang:

  1. Seksi Pengaturan dan Pembinaan Tata Ruang;

  2. Seksi Pelaksanaan Penataan Ruang; dan

  3. Seksi Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang.

  1. Fungsional.

Uraian Tugas Susunan Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Sinjai berdasarkan Peraturan Bupati Sinjai Nomor 59 Tahun 2016, sebagai berikut :

  1. Kepala Dinas

Kepala Dinas mempunyai tugas pokok membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Pemerintah Daerah.

Kepala Dinas dalam melaksanakan tugas pokok sebagaiaman dimaksud di atas menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

  1. perumusan kebijakan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  2. pelaksanaan kebijakan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  3. pengoordinasian kebijakan urusan pemerintahan bidang pekerjaaan umum dan penataan ruang;

  4. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan urusan pemerintahan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  5. pelaksanaan administrasi Dinas; dan

  6. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Tugas pokok dan fungsi Kepala Dinas sebagaimana tersebut di atas meliputi:

  1. menetapkan rencana kegiatan Dinas sebagaimana pedoman dalam pelaksanaan tugas;

  2. menyelenggarakan perencanaan kebijakan teknis, program kegiatan, keuangan, umum, perlengkapan dan kepegawaian dalam lingkungan Dinas;

  3. menyelenggarakan kebijakan teknis di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  4. menandatangani perizinan atas nama Bupati berdasarkan pendelegasian dan pelimpahan wewenang dari Bupati;

  5. menyelenggarakan koordinasi dan konsultasi dengan kementrian, lembaga pemerintah non kementrian, dan lembaga lainnya dalam rangka penyelenggaraan urusan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang;

  6. menetapkan hasil penilaian kerja aparatur sipil Negara dalam lingkungan Dinas;

  7. menyelenggarakan pengelolaan UPTD;

  8. menetapkan laporan hasil pelaksanaan tugas Kepala Dinas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan; dan

  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Sekretaris

Sekretariat dipimpin oleh sekretaris mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam mengoordinasikan kegiatan, memberikan pelayanan teknis dan administrasi penyusunan program, pelaporan, umum, kepegawaian, dan keuangan dalam lingkungan Dinas.

Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud di atas, Sekretaris menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

  1. pengoordinasian pelaksanaan tugas dalam lingkungan Dinas;

  2. pengoordinasian penyusunan program dan pelaporan;

  3. pengoordinasian urusan umum dan kepegawaian;

  4. pengoordinasian pengelolaan administrasi keuangan; dan

  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Tugas Pokok dan fungsi Sekretaris sebagimana dimaksud di atas meliputi:

  1. mengoordinasikan pelaksanaan tugas dalam lingkungan Dinas;

  2. mengoordinasikan penyusunan program dan pelaporan;

  3. mengoordinasikan pengelolaan administrasi keuangan;

  4. mengoordinasikan urusan umum dan kepegawaian; dan

  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Dalam menjalankan fungsi di atas, Bagian Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris dibantu 0leh 3 (tiga) orang sub bagian, yaitu:

  1. Sub Bagian Program

Sub Bagian Program dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok membantu sekretaris dalam menyusun program dan laporan kinerja.

Tugas pokok Kepala Sub Bagian sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan sub Bagian Program sebagai pedoman dalam melaksanakan program;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Sub Bagian Program;

  3. menyusun Rencana Kerja dan Anggaran dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas;

  4. menyusun rencana kinerja, dokumen perjanjian kinerja Dinas;

  5. memfasilitasi penyusunan rencana kinerja, rencana aksi dan laporan kinerja masing-masing jabatan di lingkungan Dinas;

  6. menyusun laporan kinerja Dinas meliputi laporan bulanan, triwulanan, semesteran dan laporan kinerja tahunan; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Sub Bagian Keuangan

Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris dalam mengelola administrasi keuangan.

Tugas pokok Kepala Sub Bagian sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan sub bagian keuangan sebagai pedoman dalam melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Sub Bagian Keuangan;

  3. meneliti kelengkapan Surat Permintaan Pembayaran Langsung yang diajukan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan, Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang dan Surat Permintaan Pembayaran Tambah Uang yang diajukan bendahara pengeluaran serta menyiapkan Surat Perintah Membayar;

  4. melaksanakan penatausahaan penerimaan dan pengeluaran keuangan serta laporan pertanggungjawaban keuangan Dinas;

  5. menyusun laporan pelaksanaan pengelolaan keuangan berupa laporan bulanan Surat Pertanggung Jawaban, dan Tahunan meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Neraca dan Catatan Atas Laporan Keuangan Dinas;

  6. melaksanakan pengawasan dan pengendalian pembukuan, perhitungan anggaran, verifikasi serta teknis pelaksanaan administrasi keauangan sesuai peraturan perundang-undangan; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris dalam melaksanakan urusan ketatausahaan, pengelolaan administrasi barang, urusan rumah tangga serta mengelola administrasi kepegawaian dan fasilitasi rancangan produk hokum di lingkungan Dinas.

Tugas pokok Kepala Sub Bagian sebagimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sebagai pedoman dalam melaksanakan urusan umum dan kepegawaian;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada sub bagian umum dan kepegawaian;

  3. melaksanakan kegiatan ketatausahaan di lingkungan Dinas;

  4. memfasilitasi penyusunan rancangan produk hukum;

  5. melaksanakan tugas keprotokoleran;

  6. menyusun rencana kebutuhan dan perlengkapan kantor, distribusi, penggunaan serta pemeliharaannya;

  7. mengelola administrasi kepegawaian di lingkungan Dinas;

  8. menyusun perencanaan dan pengembangan Sumber daya Manusia Aparatur di lingkungan Dinas;

  9. memfasilitasi pembuatan Sasaran Kerja Pegawai dan penilaian kinerja bagi Aparatur Sipil Negara sesuai tugas pokok dan fungsi di lingkup Dinas;

  10. menyusun dan menginventarisir barang aset daerah yang dikelola oleh Dinas;

  11. melakukan kegiatan pelayanan administrasi umum dan penyajian informasi; dan

  12. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

3. Bidang Sumber Daya Air

Bidang Sumber Daya Air mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan operasional di bidang perencanaan sumber daya air, pelaksanaan serta operasi dan pemeliharaan sumber daya air.

Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud di atas Kepala Bidang Sumber Daya Air mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. penyusunan rencana kegiatan Bidang Sumber Daya Air;

  2. penyusunan rancangan studi kelayakan;

  3. penyusunan laporan kinerja;

  4. pemberian bimbingan dan bantuan teknis;

  5. pelaksanaan kesiapan konstruksi;

  6. pelaksanaan pembinaan penyusunan rencana operasi dan pemelihraan sarana dan prasarana;

  7. pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan audit teknik;

  8. penyiapan penyusunan dokumen detail desain konstruksi;

  9. monitoring dan evaluasi pelaksanaan norma, standar, prosedur dan criteria;

  10. pembinaan pengendalian konstruksi;

  11. pelaksanaan kegiatan konstruksi;

  12. operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana; dan

  13. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan Bidang Sumber Daya Air;

  2. menyusun rancangan studi kelayakan;

  3. menyusun laporan kinerja;

  4. memberikan bimbingan dan bantuan teknis;

  5. melaksanakan kesiapan konstruksi;

  6. melaksanakan pembinaan penyusunan rencana operasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana;

  7. melaksanakan pembinaan penyelenggaraan audit teknik;

  8. menyiapkan penyusunan dokumen detail desain konstruksi;

  9. monitoring dan evaluasi pelaksanaan norma, standar, prosedur dan kriteria;

  10. melakukan pembinaan pengendalian konstruksi;

  11. melaksanakan kegiatan konstruksi;

  12. pemeliharaan sarana dan prasarana; dan

  13. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Dalam menjalankan fungsi di atas, Bidang Sumber Daya Air dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dibantu oleh 3 (tiga) orang Kepala Seksi, yaitu:

  1. Seksi Perencanaan Sumber Daya Air

Seksi Perencanaan Sumber Daya Air dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Sumber Daya Air dalam melaksanakan kegiatan dan pelayanan di bidang perencanaan sumber daya air.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan Seksi Perencanaan Sumber Daya Air;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Perencanaan Sumber Daya Air;

  3. menyusun standar dokumen pengadaan bidang Sumber Daya Air;

  4. menyusun Norma, Standar Prosedur dan Kriteria perencanaan sumber daya air;

  5. melakukan inventarisasi potensi sumber daya air;

  6. menyusun rancangan studi kelayakan pengembangan sumber daya air;

  7. menyusun rancangan studi kelayakan pengelolaan drainase utama perkotaan;

  8. melakukan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan tugas perencanaan sumber daya air;

  9. menyusun laporan kinerja Dinas; dan

  10. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pelaksanaan Sumber Daya Air

Seksi Pelaksanaan Sumber Daya Air dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Sumber Daya Air dalam melaksanakan kegiatan di bidang sumber daya air.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. Menyusun rencana kegiatan Seksi Pelaksanaan Sumber Daya Air;

  2. Menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pelaksanaan Sumber Daya Air;

  3. Melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan dan bantuan teknik, pelaksanaan kesiapan konstruksi;

  4. Membangun dan mengembangkan prasarana sumber daya air;

  5. Melakukan evaluasi dan pengendalian pelaksanaan pembangunan prasarana sumber daya air;

  6. Melakukan penyusunan dokumen detail konstruksi;

  7. Melakukan pembinaan penyelenggaraan audit teknik;

  8. Menyusun laporan kinerja Dinas;

  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air

Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Sumber Daya Air dalam melaksanakan kegiatan operasi dan pemeliharaan di bidang sumber daya air.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja kegiatan Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air;

  3. menyusun bahan perumusan kebijakan teknis bimbingan dan pengawasan pelaksanaan pengelolaan pengairan;

  4. menyiapkan bahan pembinaan, koordinasi dan fasilitasi bimbingan serta pengawasan pelaksanaan pengelolaan pengairan;

  5. melakukan pengawasan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan pengelolaan sumber daya air pada wilayah dalam kabupaten;

  6. melaksanakan operasi dan pemeliharaan sumber daya air;

  7. menyusun laporan kinerja Dinas; dan

  8. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

4. Bidang Bina Marga

Bidang Bina Marga dipimpin oleh Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan penyusunan perencanaan, pengadaan pembangunan dan preservasi jalan, jembatan, dan penerangan jalan umum, pengendalian mutu dan hasil pelaksanaan pekerjaan, serta penyediaan dan pengujian bahan dan peralatan.

Dalam melaksanakan tugas pokok Bidang Bina Marga sebagaimana dimaksud di atas mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. penyiapan data dan informasi sebagai bahan penyusunan pemrograman dan perencanaan teknis pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan, serta penerangan jalan umum;

  2. pelaksanaan koordinasi pemrograman dan perencanaan teknik jalan daerah, konektivitas system jaringan jalan dengan system moda transportasi bersama instansi terkait;

  3. pelaksanaan perencanaan teknik jalan, jembatan, penerangan jalan umum, peralatan, dan pengujian;

  4. pelaksanaan pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan, dan penerangan jalan umum;

  5. pelaksanaan evaluasi dan penetapan laik fungsi, audit keselamatan jalan dan jembatan serta legger jalan;

  6. pemantauan, evaluasi, dan pengendalian pelaksanaan perencanaan teknik, pembangunan, dan preservasi jalan dan jembatan, penerangan jalan umum, peralatan, dan pengujian; dan

  7. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang sebagimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyiapkan data dan informasi sebagai bahan penyusunan pemrograman dan perencanaan teknis pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan, serta penerangan jalan umum;

  2. melaksanakan koordinasi pemrograman dan perencanaan teknik jalan daerah, konektivitas sistem jaringan jalan dengan sistem moda transportasi bersama instansi terkait;

  3. melaksanakan perencanaan teknik jalan, jembatan, penerangan jalan umum, peralatan dan pengujian;

  4. melaksanakan pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan, dan penerangan jalan umum;

  5. melaksanakan evaluasi dan penetapan laik fungsi, audit keselamatan jalan dan jembatan serta leger jalan;

  6. melaksanakan pemantauan, evaluasi, dan pengendalian pelaksanaan perencanaan teknik, pembangunan, dan preservasi jalan dan jembatan, penerangan jalan umum, peralatan, dan pengujian; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Dalam melaksanakan fungsi di atas, Bidang Bina Marga dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dibantu ole 3 (tiga) orang Kepala Seksi, yaitu:

  1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebinamargaan.

Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebinamargaan dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Bina Marga dalam melaksanakan kegiatan perencanaan dan pengendalian di bidang bina marga.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan Seksi Perencanaan dan Evaluasi;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebinamargaan;

  3. melakukan survey sebagai bahan penyusunan program kebinamargaan;

  4. memproses data dan informasi sebagai bahan penyusunan program dan perencanaan teknik pembangunan, preservasi jalan, jembatan serta penerangan jalan umum;

  5. melakukan koordinasi konektivitas system jaringan jalan dengan system moda transportasi bersama pembina bidang kebinamargaan;

  6. melakukan pengujian mutu konstruksi dan evaluasi terhadap hasil pengujian konstruksi; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pembangunan Kebinamargaan

Seksi Pembangunan Kebinamargaan dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Bina Marga dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di bidang bina marga

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan Seksi Pembangunan;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pembangunan Kebinamargaan;

  3. mengerjakan konstruksi dan mengendalikan mutu pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan serta penerangan jalan umum;

  4. menyusun dan merumuskan standar dokumen pengadaan, penyesuaian kontrak pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan;

  5. melakukan evaluasi dan penetapan laik fungsi jalan dan jembatan; dan

  6. melakasanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Preservasi Kebinamargaan

Seksi Preservasi Kebinamargaan dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Bina Marga dalam melaksanakan pelaksanaan kegiatan preservasi di bidang bina marga.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan Seksi Preservasi Kebinamrgaan;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Preservasi Kebinamargaan;

  3. mengerjakan preservasi jalan dan jembatan;

  4. melaksanakan penyesuaian kontrak pekerjaan preservasi jalan dan jembatan;

  5. melakukan evaluasi dan penetapan audit keselamatan jalan dan jembatan,

  6. melakukan evaluasi pemanfaatan peralatan dan bahan jalan;

  7. melakukan pengujian peralatan, bahan dan hasil pekerjaan preservasi;

  8. melakukan pemeliharaan bangunan pelengkap jalan; dan

  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

5. Bidang Cipta Karya

Bidang Cipta Karya dipimpin oleh Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan operasional di bidang perencanaan dan pengendalian, pelaksanaan penyehatan lingkungan permukiman dan air minum, pelaksanaan penataan bangunan dan pengembangan permukiman.

Untuk melaksanakan tugas pokok sebagimana dimaksud di atas Kepala Bidang Cipta Karya mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum lintas dalam daerah kabupaten;

  2. pengembangan sistem dan pengelolaan persampahan regional kecamatan dalam kabupaten;

  3. pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah domestic;

  4. pengelolaan dan pengembangan sistem drainase yang terhubung langsung dengan sungai; dan

  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum lintas dalam Daerah;

  2. mengembangkan system dan pengelolaan persampahan regional kecamatan dalam kabupaten;

  3. mengelola dan mengembangkan system air limbah domestic;

  4. mengelola dan mengembangkan system drainase yang terhubung langsung dengan sungai; dan

  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Dalam menjalankan fungsi di atas, Bidang Cipta Karya dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dibantu oleh 3 (tiga) orang Kepala Seksi, yaitu:

  1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Keciptakaryaan

Seksi Perencanaan dan Pengendalian Keciptakaryaan dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Cipta Karya dalam melaksanakan kegiatan perencanaan dan pengendalian di bidang cipta karya.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksid di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kegiatan Seksi Perencanaan dan Pengendalian Keciptakaryaan;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Perencanaan dan Pengendalian Keciptakaryaan;

  3. melakukan penyusunan program keciptakaryaan;

  4. melakukan sinkronisasi program keciptakaryaan;

  5. menyusun standar dokumen pengadaan keciptakaryaan;

  6. melakukan koordinasi dan pemantauan berkala terhadap pelaksanaan pembangunan fisik; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pelaksanaan Penyehatan Lingkungan dan Air Minum

Seksi Pelaksanaan Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Cipta Karya dalam melaksanakan kegiatan perencanaan di bidang cipta karya.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pelaksanaan Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum;

  3. melakukan pengelolaan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum;

  4. melakukan pengelolaan dan pengembangan system air limbah domestic;

  5. melakukan pengembangan system dan pengelolaan persampahan;

  6. melakukan pengelolaan dan pengembangan sistem drainase yang terhubung langsung dengan sungai; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pelaksanaan Penataan Bangunan dan Pengembangan Permukiman

Seksi Pelaksanaan Penataan Bangunan dan Pengembangan Permukiman dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Cipta Karya dalam melaksanakan penataan bangunan dan pengembangan permukiman dibidang cipta karya.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Pelaksanaan Penataan bangunan dan Pengembangan Permukiman;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pelaksanaan Penataan Bangunan dan Pengembangan Permukiman;

  3. melakukan penyelenggaraan infrastruktur di kawasan permukiman;

  4. melakukan penyelenggaraan bangunan gedung;

  5. memproses pemberian Izin Mendirikan Bangunan;

  6. memproses pemberian sertifikat laik fungsi bangunan gedung;

  7. melakukan penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan; dan

  8. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Bidang Jasa Konstruksi

Bidang Jasa Konstruksi dipimpin oleh Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan operasional di bidang pembinaan jasa konstruksi.

Untuk melaksanakan tugas pokok sebagimana yang dimaksud di atas Kepala Bidang Jasa Konstruksi mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. pengembangan dan meningkatkan kompetensi tenaga ahli konstruksi;

  2. penyelenggaraan system informasi jasa konstruksi cakupan daerah kabupaten;

  3. pelaksanaan kebijakan pembinaan, menyebarluaskan peraturan perundang-undangan, menyelenggarakan pelatihan, bimbingan teknis dan penyuluhan jasa konstruksi;

  4. pengembangan dan peningkatan kapasitas badan usaha jasa konstruksi;

  5. pelaksanaan pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggaraan dan tertib pemanfaatan jasa konstruksi;

  6. pelaksanaan pembinaan lembaga pengembangan jasa konstruksi tingkat kabupaten dan asosiasi jasa konstruksi;

  7. peningkatan kemampuan teknologi, penggunaan dan nilai tambah jasa dan produk konstruksi dalam negeri;

  8. pengembangan pasar dan kerjasama konstruksi; dan

  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. mengembangkan dan meningkatkan kompetensi tenaga ahli konstruksi;

  2. menyelenggarakan sistem informasi jasa konstruksi cakupan daerah kabupaten;

  3. melaksanakan kebijakan pembinaan, menyebarluaskan peraturan perundang-undangan, menyelenggarakan pelatihan, bimbingan teknis, dan penyuluhan jasa konstruksi;

  4. mengembangkan dan meningkatkan kapasitas badan usaha jasa konstruksi;

  5. melaksanakan pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggaraan dan tertib pemanfaatan jasa konstruksi;

  6. melaksanakan pembinaan lembaga pengembangan jasa konstruksi tingkat kabupaten dan asosiasi jasa konstruksi;

  7. meningkatkan kemampuan teknologi, penggunaan dan nilai tambah jasa dan produk konstruksi dalam negeri;

  8. mengembangkan pasar dan kerjasama konstruksi; dan

  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Dalam melaksanakan fungsi di atas, Bidang Jasa Konstruksi dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dibantu oleh 3 (tiga) orang Kepala Seksi, yaitu:

  1. Seksi Pengaturan Jasa Konstruksi

Seksi Pengaturan Jasa Konstruksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Jasa Konstruksi dalam melaksanakan pengaturan di bidang jasa konstruksi.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Pengaturan Jasa Konstruksi;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pengaturan Jasa Konstruksi:

  3. menyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria kejasakonstruksian;

  4. melakukan penyebarluasan peraturan/ informasi kejasakonstruksian;

  5. melakukan proses penerbitan Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional (non-kecil dan kecil); dan

  6. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pemberdayaan Jasa Konstruksi

Seksi Pemberdayaan Jasa Konstruksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Jasa Konstruksi dalam melaksanakan pemberdayaan di bidang jasa konstruksi.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Pemberdayaan Jasa Konstruksi;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pemberdayaan Jasa Konstruksi;

  3. menyusun bahan pembinaan kejasakonstruksian;

  4. menyusun materi/ bahan pelatihan dan bimbingan teknis kejasakonstruksian;

  5. melakukan penyuluhan dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan jasa konstruksi;

  6. merancang sistem informasi jasa konstruksi;

  7. melakukan pengembangan dan peningkatan kapasitas badan usaha jasa konstruksi;

  8. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pengawasan Jasa Konstruksi

Seksi Pengawasan Jasa Konstruksi dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Jasa Konstruksi dalam melaksanakan pengawasan di bidang jasa konstruksi.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Pengawasan Jasa Konstruksi;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pengawasan Jasa Konstruksi;

  3. melakukan pemantauan dan evaluasi pembinaan jasa konstruksi dalam hal pelaksanaan kegiatan pembinaan jasa konstruksi;

  4. melakukan pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggaraan dan tertib pemanfaatan jasa konstruksi; dan

  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Bidang Penataan Ruang

Bidang Penataan Ruang dipimpin oleh Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan operasional di bidang penataan ruang.

Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud di atas Kepala Bidang Penataan Ruang mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang pengaturan penataan ruang daerah kabupaten;

  2. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang perencanaan tata ruang wilayah kabupaten dan kawasan strategis kabupaten;

  3. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan pemanfaatan ruang wilayah kabupaten dan kawasan strategis kabupaten;

  4. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan pembinaan penataan ruang dan kerjasama penataan ruang antar kabupaten serta fasilitasi kerjasama penataan ruang antar kecamatan;

  5. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang tingkat kabupaten dan kawasan strategis kabupaten, termasuk wilayah lintas kecamatan;

  6. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang penyidikan dan penerbitan pemanfaatan ruang wilayah kabupaten dan kawasan strategis kabupaten, termasuk wilayah lintas kecamatan;

  7. pelaksanaan koordinasi dan operasionalisasi penataan ruang di tingkat kabupaten; dan

  8. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Tugas pokok dan fungsi Kepala Bidang sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang pengaturan penataan ruang daerah kabupaten;

  2. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang perencanaan tata ruang wilayah kabupaten dan kawasan strategis kabupaten;

  3. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan pemanfaatan ruang wilayah kabupaten dan kawasan strategis kabupaten;

  4. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksaan pembinaan penataan ruang dan kerjasama penataan ruang antar kabupaten serta fasilitasi kerjasama penataan ruang antar kecamatan;

  5. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksaan kebijakan teknis bidang pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang tingkat kabupaten dan kawasan strategis kabupaten, termasuk wilayah lintas kecamatan;

  6. menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis bidang penyidikan dan penerbitan pemanfaatan ruang wilayah kabupaten dan kawasan strategis kabupaten, termasuk wilayah lintas kecamatan;

  7. melaksanakan koordinasi dan operasionalisasi penataan ruang di tingkat kabupaten; dan

  8. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Dalam menjalankan fungsi di atas, Bidang Penataan Ruang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang dibantu oleh 3 (tiga) orang Kepala Seksi, yaitu:

  1. Seksi Pengaturan dan Pembinaan Tata Ruang

Seksi Pengaturan dan Pembinaan dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Penataan Ruang dalam melaksanakan pengaturan dan pembinaan di bidang tata ruang.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Pengaturan dan Pembinaan Tata Ruang;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pengaturan dan Pembinaan Tata Ruang;

  3. merumuskan penyusunan dan penetapan petunjuk pelaksanaan pedoman norma, standar dan prosedur bidang penataan ruang pada tingkat kabupaten dan kecamatan;

  4. melakukan koordinasi, sosialisasi, bimbingan, supervise, dan konsultasi pelaksanaan penataan ruang lintas kabupaten;

  5. melakukan pengembangan system informasi dan komunikasi, serta penyebarluasan informasi penataan ruang;

  6. melakukan pelaksanaan kerjasama penataan ruang antar kabupaten serta fasilitasi kerjasama penataan ruang antar kecamatan; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pelaksanaan Penataan Ruang

Seksi Pelaksanaan Penataan Ruang dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Tata Ruang dalam melaksanakan penataan ruang di bidang tata ruang.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas, meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Pelaksanaan Penataan Ruang;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pelaksanaan Penataan Ruang;

  3. melakukan penyusunan, penetapan, dan peninjauan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis kabupaten;

  4. memproses perumusan kebijakan strategis operasional Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten dan Kawasan Strategis kabupaten;

  5. melakukan penyusunan dan sinkronisasi program pemanfaatan ruang, pembiayaan program, dan pelaksanaan program pemanfaatan ruang wilayah kabupaten dan Kawasan Strategis kabupaten;

  6. menyusun standar pelayanan minimum bidang penataan ruang di tingkat kabupaten; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

  1. Seksi Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang

Seksi Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang dipimpin oleh Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Tata Ruang dalam melaksanakan pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang di bidang tata ruang.

Tugas pokok Kepala Seksi sebagaimana dimaksud di atas meliputi:

  1. menyusun rencana kerja Seksi Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang;

  2. menyusun standar operasional prosedur dalam pelaksanaan kegiatan pada Seksi Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang;

  3. melakukan pengawasan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan terhadap penyelenggaraan penataan ruang di tingkat kabupaten;

  4. melakukan penyusunan, penetapan, dan pelaksanaan ketentuan arahan peraturan zonasi kabupaten, perangkat insentif dan disinsentif, pemberian izin dan pemanfaatan ruang, dan pemberian sanksi administratif dalam penataan ruang tingkat kabupaten;

  5. melakukan pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan terhadap penyidikan dan penertiban pelanggaran pemanfaatan ruang tingkat kabupaten;

  6. melakukan koordinasi dan pembinaan, serta operasionalisasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil penataan ruang tingkat kabupaten; dan

  7. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan berkaitan dengan tugas pokok organisasi guna mendukung kinerja organisasi.

Komentar Facebook

About Haryanti Arief