Selasa, 23 April 2019
DPRD Sinjai Plenokan Dua Ranperda Insiatif

DPRD Sinjai Plenokan Dua Ranperda Insiatif

Wakil Ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin didampingi Ketua Badan Pembentukan Perda Sinjai, A. Zainal Iskandar bersama segenap Anggota DPRD Sinjai, melaksanakan Rapat Pleno dalam rangka membahas penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif, di Ruang Paripurna DPRD Sinjai, Kamis (07/9).

Kedua Ranperda tersebut yakni Ranperda tentang Penanggulangan HIV/AIDS dan TBC serta Ranperda Perlindungan dan pemberdayaan petani.

Kepala Badan Pembentukan Perda, A. Zainal Iskandar mengatakan bahwa rapat pleno ini untuk mendengarkan pandangan fraksi-fraksi terkait dua Ranperda inisiatif yang diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Sinjai.

A. Zainal menjelaskan, ranperda ini sebelumnya telah diusulkan oleh inisiatir kemudian disampaikan ke Pimpinan DPRD dan setelah itu diajukan ke Bapemperda untuk melakukan pengharmonisasian.

“Jadi dalam pengharmonisasian dua ranperda ini melalui tiga pendekatan yakni melalui aspek filosofis, yuridis dan aspek sosiologis,” katanya.

Setelah seluruh fraksi menyetujui ranperda ini selanjutnya DPRD menyerahkan kepada Pemerintah Daerah untuk ditelaah dan akan kembali dibahas secara bersama, antara pihak DPRD dan Pemerintah Daerah Sinjai, untuk ditetapkan sebagai Perda. (AaN)

 

DPRD Sinjai plenary Two Ranperda Initiative

Vice Chairman of the DPRD Sinjai, Jamaluddin accompanied by the Chairman of the Sinjai Provincial Establishment Board, A. Zainal Iskandar together with all members of the DPRD Sinjai, held a Plenary Meeting in order to discuss the improvement of the two Regional Rules of Initiative, at the Plenary Room of DPRD Sinjai on Thursday (07/9 ).

The two Ranperda are Ranperda on the Control of HIV / AIDS and Tuberculosis and Ranperda Protection and empowerment of farmers.

Head of Regulatory Body, A. Zainal Iskandar said that this plenary session to hear the views of the related factions of two proposed initiatives Ranperda to the Government of Sinjai District.

A. Zainal explained that this ranperda had previously been proposed by the initiators and then submitted to the DPRD Leadership and subsequently submitted to Bapemperda for harmonization.

“So in the harmonization of these two ranperda through three approaches through philosophical, juridical and sociological aspects,” he said.

After the whole faction approves this ranperda, the DPRD then submits it to the Regional Government for review and will be discussed jointly between the DPRD and the Regional Government of Sinjai, to be stipulated as a regulation.

Komentar Facebook

About Aan