Senin, 17 Juni 2019
Kemenkes RI Supervisi Program Kesehatan Jiwa di Sinjai

Kemenkes RI Supervisi Program Kesehatan Jiwa di Sinjai

Tim Supervisi Kesehatan Jiwa (Keswa) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan dan supervisi di kabupaten Sinjai untuk melihat program kesehatan jiwa yang ada di Puskesmas, Kamis (22/2/18).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. A. Suryanto Asapa yang didampingi oleh Sekertaris Dinkes Sinjai Irwan Syuaib di Aula Dinas Kesehatan Sinjai

Kasubdit Keswa Dewasa dan Lansia Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dr. Eduwar Riyadi, SpKJ saat ditemui mengatakan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk melakukan supervisi dan mensosialisasikan program kesehatan jiwa yang dilaksanakan oleh puskesmas.

Hal ini katanya sesuai program pemerintah pusat yakni program indonesia sehat melalui pendekatan keluarga dimana salah satu indikatornya yakni tentang gangguan jiwa yang mendapatkan pengobatan.

“Data terakhir yang ada, masih tingginya penderita gangguan jiwa yang ada di Indonesia belum mendapatkan pelayanan kesehatan. Makanya kami mengunjungi beberapa daerah termasuk Sinjai untuk melihat bagaimana penerapan program pelayanan gangguan jiwa disini,” ungkapnya.

Ia berharap Kepada Dinas Kesehatan Sinjai agar seluruh penderita gangguan jiwa yang ada mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.

‘Di Sinjai ini sudah ada pendataan penderita gangguan jiwa dan pelayanan pengobatan sudah ada puskesmas yang melayani dan sudah ada satu dokter yang telah mengikuti pelatihannya,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr.A. Suryanto Asapa menyambut baik kedatangan tim supervisi dari Kementerian Kesehatan untuk mensosialisasikan tentang pelayanan gangguan kesehatan jiwa sekaligus melihat sejauh mana program gangguan jiwa di Sinjai.

“Sudah terdapat satu Puskesmas di sinjai yang terlatih melaksanakan pelayanan gangguan jiwa ini yakni Puskesmas Samataring dan kedepan seluruh puskesmas dapat menerapkan program ini dengan terlebih dahulu mengikuti pelatihan program ini,” ujarnya.

Dengan adanya penguatan dari pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi, Ia berharap program ini dapat berjalan baik sehingga seluruh gangguan kelainan jiwa di kabupaten Sinjai dapat tertangani. (AaN)

About Aan