Sabtu, 23 Februari 2019
Pemkab Sinjai Akan Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah

Pemkab Sinjai Akan Batasi Alih Fungsi Lahan Sawah

Setiap tahun ratusan hingga ribuan hektar lahan pertanian di Kabupaten Sinjai lberalih fungsi. Awalnya lahan tersebut berupa pertanian, namun kini sudah menjadi perumahan dari skala kecil hingga besar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sinjai Ir. Hj. Marwatiah menyatakan tumbuh pesatnya daerah menyebabkan kebutuhan lahan untuk perumahan di Sinjai semakin meningkat pesat.

Dikhawatirkan, hal ini akan terus memicu tingginya alih fungsi lahan dari lahan pertanian yang berkisar 16 ribu hektar menjadi areal perumahan.

“Kalau ini tidak bisa kita kendalikan, entah bagaimana nantinya ketahanan pangan di daerah ini,” kata Marwatiah saat memberikan arahan pada apel gabungan Lingkup Pemkab Sinjai, Senin (3/12/18).

Untuk mengatasi hal tersebut, Salah satu upaya yang dilakukan saat ini adalah penetapan kawasan peta hijau yang diperuntukkan bagi area persawahan produktif.

“Saat ini kita kerjasama dengan LAPAN Pare-Pare dalam menetapkan peta hijau untuk melindungi 13.500 hektar sawah produktif, sedangkan sisanya sebagai cadangan, namun kita upayakan tidak beralih fungsi kecuali ada hal-hal tertentu untuk kebutuhan sosial dan kebutuhan prioritas lainnya, ” ungkapnya.

Dengan ketentuan ini, maka lahan sawah produktif yang ada di Sinjai tidak diperbolehkan dikonversi menjadi kepentingan lain. (AaN)

Komentar Facebook

About Aan